Surat dari Pejuang Hamas di Gaza Untuk Indonesia

Untuk saudaraku di Indonesia

Mengapa saya memilih mengirim
surat ini untuk kalian di Indonesia ?
Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki adalah karena negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di atas bumi ini, bukan demikian saudaraku?

Saat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis dakwah dari jama’ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama’ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya berdecak kagum.
Read more »

Categories: Islam, Motivasi | Tinggalkan komentar

Thifan Po Khan Tsufuk

Video ini merupakan beladiri Thifan Po Khan Tsufuk. Untuk lebih jelasnya silahkan di tonton aja biar lebih tahu tentang beladiri ini. :D

Categories: Beladiri | Tinggalkan komentar

Tips Bertarung

Tulisan ini terilhami selama saya belajar beladiri, terutama beladiri yang saya pelajari sekarang adalah Thifan Po Khan Tsufuk. Ya walaupun sebenarnya saya menjadi tamid tsufuk sekitar 1,5 tahun jadi masih ecek-ecek. Hehe :D

Dan janga berpikiran saya uda mahir ya, justru saya masih awam dalam beladiri, saya hanya ingin sedikit berbagi saja pengalaman saya. Kalau memang ada kesalahan dan masukan mohon untuk diklarifikasi ya…

Tanggal 29 Januari 2012 adalah ujian kenaikan tingkat, jadi saya sebisa mungkin untuk mempersiapkan diri daripada pas turgul/sparing bonyok (lebay ya :D ) mendingan berlelah-lelah dahulu. Kan ada sebuah peribahasa lebih baik mandi keringan daripada mandi darah. Artinya lebih baik kita latihan yang maksimal daripada pas harinya kita keyok…haha

Jadi ini tips ini lebih kepada persiapan saya untuk ujian tingkat karena kalau ketemu tamid dari lanah lain kita ga tahu karakteristik bertarung mereka. Karena saya pernah dengar dari sahabat saya kalau gaya bertarung dari daerah bandung mah nyantai karena kondisi alamnya yang sejuk. Dan kalau gaya bertarung dari daerah yang panas seperti daerah Jakarta, Depok, Surabaya cenderung agak keras (Ini kata teman saya lo jadi belum bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah..hehe).

Pemahaman ini lebih banyak dari pengalaman dan masukan ustad/pembimbing saya. Jadi tipsnya adalah Read more »

Categories: Beladiri, Sharing Pengalaman | 4 Komentar

Tips Menambahkan Backsound di WordPress

Ok guys, mungkin teman2 pernah masuk ke sebuah situs/blog terus di situs ada backsoundnya. Nah sy pun dulu bagaimana supaya ada backsoundnya di wordperss yang gratisan. Karena saya cari di om google kebanyakan pake plugin buat wordpress yang berbayar. Maklum lagi boke buat beli yang berbayar.

Ok langsung aja caranya

Pertama masuk ke situs soundcloud.com

Terus teman2 login dah, dan kalau belum punya account daftar dulu dong.hehe

Kalau sudah login pilih menu Upload & Share

Setelah upload backsound yang akan dijadikan backsound di situs/blog kita

Kalau prosesnya uda beres, cari kata-kata share dan copy kan embed kode di situs/blog kita

Terus lihat kejadiannya…hehe :D

Dijamin agan2 yang bekunjung ke situs/blogmu jadi betah deh…tp inget backsoundnya yang enak ya…

Categories: Komputer | Tinggalkan komentar

Sejarah Munculnya Thifan Po Khan

Thifan adalah nama suatu daerah di Negeri Turkistan Timur, daerah jajahan China yang kemudian diganti namanya menjadi Sin Kiang, yang artinya Negeri Baru (Lihat Turkistan: Negeri Islam Yang Hilang, DR. Najib Kailany). Namun kalau kita simak dalam peta dunia, yang akan kita temukan adalah nama Turfan, daerah otonomi yang termasuk dalam wilayah China Utara.

Turkistan Barat dijajah oleh Rusia yang memasukkannya ke dalam wilayah Uni Sovyet. Sebelum Islam datang ke daerah ini, beberapa suku asli seperti Tayli, Kimak, Doghan, Oirat, Kitan, Mongol, Naiman, dan Kati telah memiliki sejenis ilmu beladiri purba berbentuk gumulan, sepak tinju dan permainan senjata yang dinamakan “kagrul”, yang dipadukan dengan pengaturan napas Kampa.

Dakwah Islam mulai disebarkan di Turkistan kira-kira pada dua abad setelah hijriah, sebagaimana tertulis dalam Kitab Zhodam :

“Maka tatkala sampailah dua abad lepas hijrah orang-orang sempadan tanah China arah utara itu masuk Islam. Lalu ilmu pembelaan diri masa mereka memeluk Budha itu dibawanya pula dalam alam Islam, tetapi ditinggalkannya segala upacara yang bersangkut paut dengan kebudhaannya seumpama segala penyembahan, cara bersalam dengan mengatupkan kedua belah tangan, lambang-lambang, dan segala istilah.”  (ZHODAM, Telif Syiharani, halaman 9).

Menurut M. Rafiq Khan dalam bukunya “Islam di Tiongkok”, mengatakan sebagai berikut :

     “Orang Muslim pertama yang datang di Tiongkok ialah dalam zaman pemerintahan Tai Tsung, kaisar kedua dari dinasti Tang (627-650 Masehi). Jumlah mereka ada empat orang, seorang berkedudukan di Kanton, yang kedua di kota Yang Chow, yang ketiga dan yang keempat berdiam di kota Chuang Chow. Orang yang mula-mula mengajarkan Islam ialah Saad bin Abi Waqqas, yang meletakkan batu-batu pertama mesjid Kanton yang terkenal sekarang sebagai Wai-Shin-Zi, yaitu Mesjid untuk kenang-kenangan kepada Nabi” Read more »

Categories: Beladiri | Tinggalkan komentar

Lama Sendiri Bikin Futur

Kali ini saya coba mengulas sedikit tentang salah satu kondisi yang membuat kita futur. Mungkin oleh orang-orang awam kata futur asing tapi bagi para aktivis dakwah kata futur sudah tidak asing lagi. Ya, futur adalah kondisi dimana kita mengalami penurunan, baik itu penurunan semangat ataupun produktivitas.

Sebanarnya futur merupakan gejala alami yang dialami setiap manusia, karena kita tahu manusia merupakan makhluk yang pasti mengalami fluktuatif keimanan. Biasanya gejala futur berbanding lurus dengan melemahnya keimanan dalam diri seseorang. Saya pernah mendengar perkataan dari salah satu ustad kalau kita mengalami gejala futur, misalnya dalam sehari kita biasa tilawah minimal 1 juz dan karena gejala futur produktivitas tilawah kita menurun kurang dari 1 juz perhari. Yang terpenting adalah jangan sama sekali kita tidak tilawah. Ini bukan berarti saya menjustifikasi kalau kita futur target tilawah kita tidak mengapa dikurangi, kalau memang masih bisa kita lawan ya itu lebih baik. Karena yang menjadi permasalahan futur biasanya ada dalam pikiran kita, kalau pikiran kita bisa kita kondisikan dan dikendalikan itu lebih baik.

Kondisi futur dalam diri seseorang tidak selalu sama dengan orang lain, bisa jadi dipengaruhi juga oleh latar belakang dan psikologis orang tersebut. Dan kita harus bisa menganalisis faktor-faktor yang bisa membuat kita futur. Dan di tulisan ini saya akan sedikit berbagi tentang kondisi futur yang salah satu faktornya adalah lama sendiri dan menjauh dari organisasi/jamaah.

Seperti kita tahu dalam sebuah organisasi/jamaah pasti akan ada pergesekan dan itu hal biasa dalam sebuah organisasi karena disana ada perbagai kepala yang berbeda. Dan saya sendiri sering mengalami gesekan-gesekan tersebut. Tapi setelah saya merenung dan menyendiri ternyata gesekan itu lebih terjadi karena keegoisan dan ketidakdewasaan dalam menyikapi persoalan. Read more »

Categories: Sharing Pengalaman | Tinggalkan komentar

Menjadi Mesin Penggerak

Kalau kita perhatikan disekitar kita dengan hati yang bersih pasti kita akan bisa mengambil hikmah dari kehidupan ini. Cobalah lihat bagaimana awan bergerak meniup layar kapal dilautan dan membawa awan hujan yang akan menyirami bumi ini, bagaimana planet ini terus berputar mengitari matahari secara beraturan dan semuanya serba teratur. Dan bagaimana tubuh ini bergerak secara otomatis, jantung terus berdetak tanpa kita perintah begitupun dengan zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh, akan ada disaat tubuh ini membutuhkan. Seharusnya kita yakin bahwasanya dibalik semua itu ada yang Maha Mengatur.

Tidakah kita berpikir buat apa kita hidup? Apakah kita hidup hanya sebatas mencari materi ataukah kita hidup hanya memenuhi hawa nafsu atau keinginan kita saja. Setiap hari ada orang yang lahir ke dunia ini tapi ada juga orang yang meninggal, apakah kita tidak berpikir buat apa semua ini. Sebenarnya hidup ini akan bermakna kalau kita bisa mengenal apa tujuan kita didunia ini. Banyak orang yang meninggal kemudian hanya meninggal nama dan tidak dikenang setelah itu karena mungkin dia belum menemukan tujuan hidupnya. Sudah selayaknya kita sebagai hamba Allah Swt, bisa menjalankan tujuan yang diberikan-Nya dalam kehidupan dunia ini. Read more »

Categories: Pemikiran, Sharing Pengalaman | Tinggalkan komentar

Kenapa Mahzab Fiqih yang Berlaku Hanya Empat ?

Bismillah…Ada sebuah pertanyaan menarik tentang perbedaan dan semoga kita bisa mengambil hikmah dengan hati yang jernih. Dan semoga Allah Swt terus membimbing kita dalam mencari kebenaran.

Tulisan ini sy ambil dari buku : Al Ghazali menjawab 100 soal keislaman.

Pertanyaannya :

Kenapa Mahzab Fiqih yang Berlaku Hanya Empat ?

Para imam fiqih Islam yang Masyhur ada empat. Dahulu jumlahnya ada dua sampai tiga kali lipat dari yang sekarang, hanya saja yang terbesar dan terbanyak pengikutnya tinggal empat, yaitu Abu Hanifah, Malik, Syafi’I dan Ibnu Hambal

Apakah ini berlangsung secara kebetulan? Atau sesuai dengan hukum alam, yang paling baik yang akan tetap berjaya? Saya merasa tidak penting untuk menjawabnya. Tetapi saya ingin katakan ialah bahwa keempat imam ini merupakan puncak ketakwaan dan ma’rifah, dan tempat nasihat bagi umat.

Perbedaan fiqih sebenarnya merupakan tanda-tanda kebaikan dan sama sekali tidak berdampak buruk hingga akhir zaman nanti, selama perbedaan itu tidak melampaui batas-batasnya, dan batas-batasnya itu ialah perbuatan furu’iyah (cabang).

Adapun rukun agama, pilar iman, tiang akhlak karimah dan sandaran syariah, semuanya merupakan kesepakatan seluruh umat, baik di kalangan khusus maupun umum.

Yang memperbesar perbedaan fiqih serta membuat orang-orang sibuk mengurusnya ada dua faktor. Pertama, kebodohan orang-orang awam, dan senangnya seseorang dari mereka terhadap hukum yang sudah dikenalnya dan fanatik terhadapnya. Karena itu, kita lihat mereka mendahulukan fiqih “berkumur dan menghirup air” (istinsyak) daripada fiqih “memelihara perjanjian dan amanat.” Ini adalah keseatan yang nyata.

Kedua, lamanya mengalami kerusakan politik dalam sejarah kita yang telah membungkam mulut untuk berbicara tentang fiqih administrasi negara, perundang-undangan, hubungan internasional, pokok-pokok permusyawaratan, dan fiqih kekayaan negara. Dan di sisi lain, ia telah berhasil menghasut para pengangguran untuk ikut-ikutan berbicara tentang banyak hal yang semestinya tidak perlu diperdebatkan sehingga – sebagai salah satu contoh saja – menjadikan banyak kalangan masyarakat meributkan hanya tentang masalah “meletakkan kedua tangan” dalam shalat. Sebaliknya, hati mereka tidak tergerak untuk mengusir para penjajah yang dengan seenaknya dan leluasa menguasai negeri-negeri Islam.

  Read more »

Categories: Islam, Pemikiran | Tinggalkan komentar

Bela Diri Untuk Mengalahkan Diri Sendiri

Setiap manusia pasti mempunyai sistem pertahanan diri sendiri, secara tidak sadar saat kita merasa terancam pasti kita akan melawan dan karena itulah sejak zaman dahulu kala manusia sudah mengenal bela diri sebagai sebuah sistem pertahanan yang dikembangkan baik untuk membela diri dari ancaman ataupun sebagai usaha untuk menyerang dengan berbagai motif yang melatar belakanginya.

Dan kalau kita perhatikan disetiap negara ataupun lingkungan pasti mempunyai ciri khas bela diri yang mempresentasikan daerahnya. Di cina kita mengenal kungfu atau wushu, di jepang kita mengenal karate, di dunia barat kita mengenal tinju dan di Indonesia sendiri kita mengenal pencak silat sebagai budaya leluhur bangsa ini. Dan setiap bela diri itu mempunyai ciri khasnya masing-masing, di barat lebih mengutamakan kekuatan dikarenakan kondisi fisik mereka yang besar-besar dan di cina lebih mengutamakan kecepatan dan ketepatan, ya semuanya itu dikarenakan kondisi lingkungan mereka yang berbeda-beda.

Tapi tahukan sahabat semuanya bahwasanya setiap beladiri sebagian besar mempunyai misi tertentu, terutama tentang falsafah yang melatar belakangi ideologi bela diri tersebut. Karena itulah sebagai seorang muslim alangkah baiknya kita mempelajari ilmu beladiri sesuai dengan ajaran Islam itu sendiri. Terutama sikap posisi tangan yang terkadang melambangkan ideologi agama tertentu, bukan berarti kita anti dalam mempelajari ilmu beladiri yang lain yang jelas kita harus bisa lebih selektif dengan sesuatu yang berbeda dengan akidah kita sebagai seorang muslim. Read more »

Categories: Motivasi, Sharing Pengalaman | 2 Komentar

Masalah Itu Menyenangkan

Sahabat sudah berapa lama kita diamanahkan umur dah waktu, mungkin sudah berapa kali masalah yang kita hadapi dan seharusnya kita semakin mengerti tentang karakteristik kehidupan yang beragam dan kadang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kalau kita mau merenung sedikit saja tentang kehidupan ini sudah selayaknya kita menyadari dan mencari tahu untuk apa kita hidup di dunia ini. Apakah kehidupan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup saja, apakah kehidupan ini untuk berhura-hura saja atau akankan kehidupan ini digunakan untuk memeuhi hawa nafsu semata.

Kehidupan itu ibarat kita sekolah, saat kita kelas satu SD yang kita pelajari hanyalah pelajaran yang sesuai dengan kurikulum untuk kelas satu SD dan setiap pelajaran yang kita terima pasti ada ujiannya untuk menilai seberapa paham kita dengan pelajaran yang sudah diberikan oleh guru kita. Dan kalau kita lulus ujian itu kita pasti naik ke kelas dua dan kalau kita tidak lulus kita masih tinggal di kelas satu SD untuk mengulang pelajaran tersebut. Bagi siswa yang sungguh-sungguh dia akan mendapatkan ranking dari hasil jerih payahnya. Read more »

Categories: Islam, Motivasi | Tinggalkan komentar
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.